Jumat, 21 September 2018

Perbedaan antara Grand Opening dengan Soft Opening


Perbedaan antara Grand Opening dengan Soft Opening



Grand Opening atau dalam bahasa Indonesia dikenal dengan Pembukaan Besar adalah pengumuman bahwa sebuah usaha bisnis baru telah resmi untuk dibuka secara umum dan dinikmati oleh publik kebanyakan. Grand Opening biasanya dapat dirayakan dengan pesta makan dengan alunan musik yang meriah.

Berbeda dengan Grand Opening, Soft Opening atau dalam bahasa Indonesia dikenal dengan Pembukaan lembut atau lebih ke pembukaan kecil adalah pengumuman bahwa sebuah usaha bisnis baru akan diperkenalkan kepada beberapa orang terpilih untuk mencoba kelayakan dari bisnis tersebut, sebelum akhirnya diperkenalkan umum ke publik. Adapun fungsi dilakukannya Soft Opening ini bagi pelaku bisnis adalah untuk mengetahui apakah beberapa orang tadi menyukai bisnis tersebut, serta untuk menerima kritik dan saran dari beberapa orang tadi agar dapat memperbaiki kekurangan-kekurangan dalam bisnisnya sebelum diperkenalkan secara umum ke publik.

Bagi kamu yang sering pergi keluar rumah, mungkin kamu sering membaca tulisan "Grand Opening" atau "Soft Opening" ditempat bisnis yang baru saja dibuka. Lalu apakah perbedaan dari kedua tulisan tersebut, apakah ada perbedaan makna yang terkandung didalamnya? Jika tidak, mengapa tidak disatukan saja? Ternyata ada perbedaan makna diantara kedua tulisan tersebut.  Tour Murah

Perbedaan antara Grand Opening dengan Soft Opening

Berdasarkan pengertian diatas tadi, dapatlah kita simpulkan bahwa Soft Opening merupakan pembukaan yang masih setengah, dimana hanya beberapa orang saja yang dapat mencoba usaha bisnis yang baru saja dibuka, sedangkan Grand Opening merupakan pembukaan secara resmi bisnis baru yang dapat dinikmati oleh publik secara umum. Dapatlah kita simpulkan juga bahwa Soft Opening dilakukan terlebih dahulu dibandingkan dengan Grand Opening. Namun, tidak semua usaha bisnis melakukan kedua hal diatas, ada yang langsung melakukan Grand Opening tanpa harus melakukan Soft Opening terlebih dahulu.

Nah, itu tadi penjelasan tentang perbedaan antara Grand Opening dengan Soft Opening. Bagaimana, sekarang anda sudah mengerti bukan apa perbedaan antara Grand Opening dengan Soft Opening? Semoga dengan adanya artikel ini dapat membantu pembaca sekalian dalam memahami perbedaan antara Grand Opening dengan Soft Opening. 


Mengenal Administrasi Secara Umum


Mengenal Administrasi Secara Umum




Administrasi adalah sebuah bentuk usaha dan aktivitas yang berhubungan dengan pengaturan kebijakan agar dapat mencapai target/ tujuan organisasi. Jadi, boleh dibilang bahwa administrasi punya peranan yang sangat krusial dalam semua aktivitas sebuah organisasi.

Selain itu, pengertian administrasi secara sempit dapat diartikan sebagai bentuk aktivitas yang meliputi catat-mencatat, surat-menyurat, pembukuan sederhana, ketik-mengetik, dan kegiatan lain yang sifatnya teknis ketatausahaan. Sedangkan pengertian administrasi secara luas adalah semua proses kerjasama antara dua orang atau lebih yang bertujuan untuk mencapai target dengan memanfaatkan sarana dan prasarana tertentu secara berdaya guna dan berhasil guna. Tour Murah

Dari definisi administrasi tersebut kita dapat mengetahui 3 hal penting berikut ini:

Administrasi adalah sebuah seni sekaligus proses. Sebagai seni, administrasi membutuhkan kiat khusus yang sifatnya kondisional dan situasional karena selalu terkait dengan situasi, kondisi, waktu, dan tempat.

Dalam administrasi terdapat unsur-unsur tertentu, diantaranya; terdapat dua atau lebih orang di dalamnya, terjadi kerjasama antar orang tersebut yang sifatnya formal dan hirarkis, memiliki tujuan, terdapat tugas, ketersediaan sarana dan prasarana.
Administrasi muncul secara bersamaan dengan munculnya peradaban manusia dimana administrasi tersebut untuk mencapai tujuan bersama.

Ciri-Ciri Administrasi

Administrasi memiliki beberapa karakteristik/ciri-ciri antara lain sebagai berikut:


  • Di dalam kegiatan Administrasi ada beberapa karakteristik/ ciri-ciri yang mudah dikenali, diantaranya adalah:
  • Administrasi memiliki tujuan yang jelas
  • Di dalam Administrasi terdapat kelompok manusia yang terdiri dari dua orang atau lebih
  • Administrasi selalu berhubungan dengan kegiatan kerjasama
  • Di dalam Administrasi terdapat usaha atau proses kerja
  • Kegiatan di dalam Administrasi selalu terdapat kepemimpinan, bimbingan, dan pengawasan


Fungsi Administrasi

Berikut ini adalah beberapa fungsi administrasi dalam organisasi:

1. Planning (Perencanaan)
Planning adalah kegiatan perencana yang membutuhkan sebuah aktivitas administrasi, mulai dari pengumpulan data, pengolahan data, hingga penyusunan perencanaan.

2. Organizing (Penyusunan)
Organizing adalah kegiatan menyusun dan membangun komunikasi kerja antara anggota-anggota dalam organisasi sehingga akan tercapai suatu kesatuan usaha untuk mencapai tujuan organisasi tersebut

3. Coordinating (Kordinasi)
Coordinating merupakan sebagian dari fungsi manajemen yang melakukan sejumlah aktivitas agar berjalan baik dengan menjauhi terjadinya suatu kekacauan, bentrok, kekosongan aktivitas yang dilaksanakan dengan menghubungkan, menyatukan dan menyesuaikan suatu pekerjaan bawahan yang sehingga terdapat kerjasama yang terencana dalam suatu usaha untuk mencapai suatu tujuan organisasi.

4. Reporting (Laporan)
Reporting adalah aktivitas penyampaian perkembangan atau hasil dari suatu kegiatan dengan membuat dan memberikan laporan dari tugas dan fungsi para pejabat yang lebih tinggi baik lisan ataupun tulisan untuk mendapatkan gambaran tentang pelakasanaan tugas para anggota organisasi.

5. Budgeting (Penyusunan Anggaran)
Budgeting adalah aktivitas perencanaan dan pengelolaan keuangan atau anggaran dalam organisasi yang dilakukan secara berkesinambungan.

6. Staffing (Penempatan)
Staffing adalah kegiatan yang berhubuungan dengan sumber daya manusia dan sumber daya lainnya dalam sebuah organisasi; mulai dari perkrutan tenaga kerja, pengembangan, perlengkapan di dalam organisasi tersebut.

7. Directing (Pengarahan atau Bimbingan)
Directing adalah aktivitas berinteraksi dengan anggota organisasi dalam bentuk memberi bimbingan, saran, perintah-perintah, agar tugas dijalankan dengan baik guna mencapai tujuan yang telah ditentukan.